[Join my trip!] Annapurna Base Camp Trek, Nepal, 9-21 November 2018

Annapurna Base Camp trek adalah jalur trekking yang sangat populer di Himalaya, Nepal. Tingkat kesulitan menengah, rute yang fleksibel, dan tea house yang tersebar sepanjang jalur trekking membuat jalur ini menjadi favorit trekker dari seluruh dunia. Sepanjang jalur trekking kita akan dihibur oleh pemandangan spektakuler khas pegunungan Himalaya, dan menikmati black tea di tea house tempat menginap setelah menyelesaikan 5-6 jam perjalanan setiap hari.

Rute yang akan kita ambil adalah rute langsung ke ABC (start dari Siwai dan tidak melalui Poon Hill), dengan waktu tempuh 4 hari naik dan 3 hari turun. Karena saya jalannya selow, maka rute ini pun terbilang selow. Pelan sekaligus mengadaptasikan tubuh terhadap ketinggian secara perlahan biar tidak kena Altitude Sickness.

Dari Annapurna Base Camp kita dapat melihat lebih dekat puncak Annapurna I (8091 m), Annapurna Selatan (7219 m), Machapuchre (6993 m) dan Hiunchuli (6441 m).

Tanggal trip : 9 – 21 November 2018

Itinerary
Day 1 : Flight Jakarta ke Kathmandu.
Day 2 : Ngurus permit trekking (TIMS dan ACAP) di Nepal Tourism Board & belanja kebutuhan trekking di Thamel, Kathmandu.
Day 3 : Berangkat ke Pokhara.
Day 4 : Pokhara ke Siwai, mulai trekking ke Chomrong.
Day 5 : Chomrong ke Dovan.
Day 6 : Dovan ke Deurali.
Day 7 : Deurali ke ABC.
Day 8 : ABC ke Dovan.
Day 9 : Dovan ke Jhinu (ada pemandian air panas).
Day 10 : Jhinu ke Siwai, kembali ke Pokhara.
Day 11 : Pokhara ke Kathmandu.
Day 12 : Kathmandu ke Jakarta.

Harga trip : Rp 15.000.000
(Sudah termasuk tiket pesawat Jakarta-Kathmandu PP, akomodasi selama trip, transport lokal, konsumsi selama trekking, dokumentasi)

FAQ
Q : Saya belum pernah naik gunung sebelumnya, boleh ikut gak?
A : Boleh. Jalur trekking ABC adalah jalur dengan tingkat kesulitan menengah. Selama fisik kita bugar, kita pasti mampu.

Q : Apa saja yang perlu saya persiapkan untuk mengikuti trip ini?
A : Ada 3 tantangan untuk trekking ke ABC, jalur trekkingnya, suhu dingin, dan ketinggian. Siapkan fisik dengan olahraga, jaket dan sleeping bag yang proper untuk melawan dingin, dan jalan perlahan saat trekking untuk menambah ketinggian.

Q : Kita nenda gak?
A : Gak. Kita akan menginap di tea house yang terdapat di sepanjang jalur trekking. Makan di situ juga. Toiletnya bersih, kamarnya nyaman, dan dapet selimut.

Q : Nanya apa lagi ya…?
A : Mbuh.

Q : Oh iya. Apa saja keperluan yang paling esensial yang wajib saya punya?
A : Dalam kehidupan? Tentu saja cinta.
Q : Bukan nyet, buat trekking nanti.
A : Oh. Well, lo akan butuh down jacket yang berkualitas, sleeping bag, sarung tangan, kupluk, long john, dan trekking pole. Saya sangat menyarankan bawa trekking pole karena sangat membantu dengkul, terutama ketika turun. Satu lagi, payung. Jaga-jaga kalo nanti ujan.

Q : Sepatu harus sepatu khusus?
A : Nggak. Sepatu apa pun bisa, asalkan nyaman di kaki dan kuat dipake jalan selama 7 hari, 5-6 jam setiap hari. Jangan pake sepatu baru, biasanya bikin lecet.

Q : Visa ?
A : On arrival.

Q : Harga di atas sudah termasuk semuanya? Gak ada “hidden fee?”
A : Yap. Sesuai yang ditulis. Konsumsi yang dimaksud adalah selama trekking, yaitu mulai dari Siwai ke ABC sampe balik ke Siwai lagi. Di Kathmandu dan Pokhara ditanggung masing-masing peserta. Selain itu, all in.

Q : Saya masih punya banyak pertanyaan lain. Bisa via whatsapp?
A : Silakan, ke 0811430186.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisements
%d bloggers like this: