Turnamen Foto Perjalanan Ronde 18 – Hutan

Selamat datang di Turnamen Foto Perjalanan Ronde 18, sebuah ajang berbagi foto perjalanan yang diinisiasi oleh @duaransel. Oya, dan selamat datang di rumah saya. Terima kasih untuk Danar Tri Atmojo (@nnkq) yang telah menjadi tuan rumah Turnamen Foto Perjalanan Ronde 17 dengan tema “Ocean Creatures” sekaligus memberikan tongkat estafet turnamen ini kepada saya. Suwun masbro!

Awalnya saya bingung menentukan tema untuk ronde 18 ini. Saya lalu mencoba menggali ide dengan melempar usulan tema di twitter, yang disambut sangat cepat oleh @efenerr dengan usul tema: TUHAN. Brilian dan keren sekali idenya. Maka, saya langsung memutuskan saat itu juga untuk memilih tema sesuai dengan yang diusulkannya, dan inilah dia Turnamen Foto Perjalanan Ronde 18 dengan tema: HUTAN.

Ehm.

Saya yakin bahwa hutan adalah salah satu destinasi favorit para pejalan, dan tentunya foto-foto hutan Indonesia dan dari mancanegara tersimpan rapi di negatif film atau hard disk teman-teman. Saya tidak akan berpanjang lebar untuk menjelaskan tentang hutan. Saya juga tidak akan menggambarkan kondisi hutan kita saat ini seperti apa. Setiap kita pasti memiliki definisi masing-masing tentangnya, dan pada ronde 18 ini, mari kita berbagi foto tentang HUTAN menurut kamu. Lalu, kita biarkan foto-foto itu bercerita. Salam.

Klabat

ATURAN MAIN:

  1. Masa submisi : 3-9 April 2013 jam 23.59 WIB
  2. Foto HARUS merupakan hasil jepretan alias karya kamu sendiri
  3. Host foto ‘Hutan’ – mu di situsmu sendiri. Web, blog, Flickr, Picasa, Photobucket, dsb terserah.
  4. Submit foto pada kolom comment artikel ini dengan format berikut :
  • Nama/nama blog (nama Twitter bila ada)
  • Link blog
  • Judul/keterangan foto (maksimal 1 paragraf)
  • Link foto (ukuran foto sekitar 550 px, jangan terlalu besar)
  • Ada kemungkinan foto yang kamu kirim akan di-rehost di web tuan rumah. Terutama kalau terlalu besar atau bermasalah
  • Submisi lebih cepat lebih baik, sehingga fotomu bisa tertampil seatas mungkin, hehe
  • Foto yang tidak patut, tidak akan di-upload disini, sesuai kebijaksanaan tuan rumah (misal : mengandung kebencian SARA, nyeleneh, menghina pihak lain)
  • Foto tidak diperkenankan dalam bentuk kolase
  • Pengumuman pemenang : 2 – 3 hari setelah batas masa submisi
  • Foto akan dipampang di dalam post setiap harinya berdasarkan queue Comment post ini.

TURNAMEN FOTO PERJALANAN UNTUK TRAVELLER INDONESIA

Mengapa mengikuti Turnamen Foto Perjalanan?

  • Ajang sharing foto. Bersama, para travel blogger Indonesia membuat album-album perjalanan yang indah. Yang tersebar dalam ronde-ronde turnamen ini. Untuk dinikmati para pencinta perjalanan lainnya.
  • Kesempatan jadi pemenang. Pemenang tiap ronde menjadi tuan rumah ronde berikutnya. Plus, blog dan temamu (dengan link ybs) akan tercantum dalam daftar turnamen yang dimuat di setiap ronde yang mendatang. Not a bad publication.

Siapa yang bisa ikut?

  • (Travelblogger – Tak terbatas pada travel blogger profesional, blogger random yang suka perjalanan juga boleh ikut.
  • Setiap blog hanya boleh mengirimkan 1 foto. Misal DuaRansel yang terdiri dari Ryan dan Dina (2 orang) hanya boleh mengirim 1 foto total.
  • Pemenang berkewajiban menyelenggarakan ronde berikutnya di (travel) blog pribadinya, dalam kurun 1 minggu. Dengan demikian, roda turnamen tetap berputar.
  • Panduan bagi tuan rumah baru akan diinformasikan pada pengumuman pemenang. Jika pemenang tidak sanggup menjadi tuan rumah baru, pemenang lain akan ditunjuk.

Nggak punya blog tapi ingin ikutan?

  • Oke deh, ga apa-apa, kirim sini fotomu. Tapi partisipasimu hanya sebatas penyumbang foto saja. Kamu nggak bisa menang karena kamu nggak bisa jadi tuan rumah ronde berikutnya.
  • Eh tapi, kenapa nggak bikin travel blog baru aja sekalian? WordPress, Tumblr, dan Blogspot gampang kok, pakainya. Jangan pake Multiply ya, karena Multiply akan segera gulung kasur.

Hak dan kewajiban tuan rumah:

  • Menyelenggarakan ronde Turnamen Foto Perjalanan di blog-nya
  • Memilih tema
  • Melalui social media, mengajak para blogger lain untuk berpartisipasi
  • Meng-upload foto-foto yang masuk
  • Memilih pemenang (boleh dengan alasan apapun)
  • Menginformasikan pemenang baru apa yang perlu mereka lakukan (panduan akan disediakan)

DAFTAR TURNAMEN FOTO PERJALANAN

  1. Laut – DuaRansel
  2. Kuliner – A Border that breaks!
  3. Potret – Wira Nurmansyah
  4. Senja – Giri Prasetyo
  5. Pasar – Dwi Putri Ratnasari
  6. Kota – Mainmakan
  7. Hello, Human! (Manusia) – Windy Ariestanty
  8. Colour Up Your Life – Jalan2liburan
  9. Anak-Anak – Farli Sukanto
  10. Dia dan Binatang – Made Tozan Mimba
  11. Culture & Heritage  Noni Khairani
  12. Fotografer – Danan Wahyu Sumirat
  13. Malam – Noerazhka
  14. Transportasi – Titik
  15. Pasangan – Dansapar
  16. Pelarian/Escapism – Febry Fawzi
  17. Ocean Creatures – Danar Tri Atmojo
  18. Hutan – Regy Kurniawan
  19. ?

***

Pendiri dan koordinator Turnamen Foto Perjalanan:
Dina DuaRansel.com

email : dina@duaransel.com
Twitter : @duaransel
Facebook : duaransel

Pertanyaan seputar penyelenggaraan dsb? Hubungi Dina.

Untuk menilik status terbaru beserta FAQ Turnamen Foto Perjalanan, silahkan cek:

Turnamen Foto Perjalanan untuk Traveler Indonesia

Turnamen Foto Perjalanan Ronde 18 – Hutan

1. Farchan Noor Rachman (@efenerr)

"Menunggu Mati"

Menunggu Mati

Apa kebahagiaan dari pohon jati? Menunggu besar, meranggas, ditebang dan mati. Kelak surganya adalah menjadi kursi.

2. Dan Sapar

Kesejukan di Belantara Jakarta

Kesejukan di Belantara Jakarta

Namanya Hutan Kota Srengseng. Informasi itu tertera di papan nama penuh coretan yang berdiri di samping danau buatan, yang bisa dijadikan tempat memancing dan errr…pacaran.
Hutan Kota ini berada di Kelurahan Kelapa Dua, Kembangan, Jakarta Barat. Harga tiket masuk ke Hutan Kota Srengseng ini sangat murah, yaitu sebesar Rp 2000,00.
Hutan Kota ini merupakan salah satu kesejukan di belantara Jakarta.

3. Adam dan Susan (@PergiDulu)

Flooded forest with dead trees

Flooded forest with dead trees

From the town of Tha Khek in southern Laos, many travellers choose to hire a motorbike and take a 4 days journey through the Laos mountains visiting small villages, waterfalls and the incredible Kong Lor cave. During this journey, we came across a massive forest which had been killed by flooding. In recent years the government has built a dam which has meant that large amounts of land are now underwater and the trees simply cannot survive. An eerie site.

4. Backpacker Borneo (@bpborneo)

Hutan dan Lumut

Hutan dan Lumut

Seperti biasanya di hutan yang terlidung dari sinar matahari, kita juga bisa dengan mudah menemukan lumut yang menempel di akar ataupun tumbuhan. Kelompok vegetasi kecil ini tumbuh di tempat yang lembab atau perairan. Biasanya pada tingkat kelembaban yang tinggi lumut bisa menutupi permukaan benda yang ditempelinya.

5. Avant Garde (@isna_saragih)

Danau Lingkat dan Hutan Larangan

Danau Lingkat dan Hutan Larangan

Di tengah-tengah hutan larangan desa Lempur, Kerinci membentang danau Lingkat dengan anggun. Hutan ini dilarang untuk ditebang oleh masyarakat adat. Pun dengan danaunya. Barang siapa berlaku takabur di danau ini, kabarnya nyawanya akan diambil oleh makhluk penghuni danau. Tidak percaya?

6. Fie (@bintangk03)

Ramma : Kampung Pendaki yang Cantik

Ramma : Kampung Pendaki yang Cantik

Ramma. Ini adalah tempat camping tercantik dalam sejarah camping saya di gunung. Lembah yang luas dengan kondisi tanah yang cukup datar, rerumputan yang hijau menjadi karpet istimewa sepanjang hari disana, tebing-tebing yang tinggi yang dilukis dengan hijaunya hutan, serta sungai besar yang mengalirkan air gunung dengan melimpahnya. Akan bertambah syahdu ketika angin bertiup perlahan, menusuk persendian, lalu kabut turun diantaranya.
Maka, nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan..

7. Omnduut (@omnduut)

Pelindung Si Merindu

Pelindung Si Merindu

Konon, di hutan inilah dulu Putri Dayang Merindu tinggal sebelum ia disumpah si Pahit Lidah dan berubah menjadi batu. Barisan pepohonan di hutan ini seolah-olah mengokohkan bahwa keberadaannya akan selalu dilindungi. Dulu, kini hingga nanti.

8. Febry Fawzi (@febryfawzi)

Gerbang Masuk Pantai Bobo

Gerbang Masuk Pantai Bobo

Pantai Bobo merupakan tempat terbaik untuk mengabadikan momen senja di Jailolo. Sayangnya, pantai ini agak tersembunyi dan harus menerobos hutan-hutan mistis. Cukup ikuti kemana sinar matahari berada, di situ lah kamu dibimbing menuju pantai.

9. Ari Murdiyanto (@buzzerbeezz)

Selamatkan Hutan Aceh!

Selamatkan Hutan Aceh!

Saya tak menyangka sebelumnya, di Aceh Besar, hanya berjarak sekitar 20 km dari Banda Aceh, saya bisa menyaksikan hutan lebat yang dihuni pepohonan raksasa. Lihat saja perbandingan tubuh kami dengan sang pohon. Kami tampak sangat mungil. Namun sayang, hutan ini terancam sirna. Pemerintahan Aceh berencana untuk membuka 1,2 juta hektar hutan yang dilindungi untuk dipakai pertambangan, perkebunan sawit, jalanan, dan penebangan kayu (beritalingkungan.com 15/3). Ingin ikut menyelamatkan hutan Aceh? Tanda tangan petisi ini.

10. Gita Lovusa (@gitalovusa)

Empat Penjelajah Cilik

Empat Penjelajah Cilik

Empat penjelajah cilik ini sedang menikmati hutan dengan caranya. Bergelantungan di dahan, menjadikan ranting patah sebagai tongkat imajinasi, serta meninggalkan jejak dengan duduk di akar pohon bakau. Sambil beristirahat sejenak, mereka mendengarkan nyanyian burung-burung dan berlomba menemukan asal suara merdu itu. Hutan bakau di sebelah Pantai Bama, yang ada di dalam Taman Nasional Baluran, telah menjadi saksi petualangan seru kalian. Teruslah jejaki bumi-Nya, dengan penuh kecintaan.

11. Lomar Dasika (@lomardasika)

Mudah-mudahan Ia Tidak Hobi Menggigit

Mudah-mudahan Ia Tidak Hobi Menggigit

Lama dan sukarnya akses menuju Taman Nasional Gunung Leuser terbayar sudah. Setelah berjejal-jejal dan bersusah payah, akhirnya saya tiba di Gurah, Aceh Tenggara, salah satu pintu masuk utama Taman Nasional Gunung Leuser. Ah, hadiahnya manis dan menyenangkan. Hutan Aceh Tenggara yang lebat adalah rumah bagi Burung Julang Emas (Aceros undulatus) yang mengepak-ngepak bak helikopter, Thomas Leaf-Monkey (Presbytis thomasi) yang riuh saat memakan rambutan, hingga kupu-kupu yang memenuhi pesisir aluvial Sungai Alas. Suhu udara di penjuru hutan, secara mengejutkan, sejuk cenderung dingin. Nggak lupa, hutan ini juga memiliki anggota berupa Semut Hutan yang berukuran besar. Sambil berfoto, saya harap-harap cemas, mudah-mudahan nggak ada temannya yang sedang mengintai saya. Hiii…

12. Helena (@helenamantra)

Hutan bakau di Taman Nasional Baluran

Hutan bakau di Taman Nasional Baluran

Saat masuk jangan lupa memikirkan jalan keluar.

13. Rifqy Mahardika (@rifqybroody)

(bekas) Hutan

(bekas) Hutan

Entah masih berapa banyak lagi yang harus dikorbankan demi segenggam uang…

14. Arga Jirga (@argajirga)

i grew up here

i grew up here

I grew up here, in this forest. This tree is my house, where I planned to spend my little simple and perfect life in.

It was perfect that day; the sun was nice and the weather was mild. I was about to take a little walk in the vicinity when suddenly you came and looked at me with that glint in your eyes. I didn’t know what to do. Attacking you was useless, you wouldn’t be harmed with my tiny harmless teeth. I was powerless. So I just stood still, hoping you would ignore my presence and kept going with your climbing. The thing is, you just didn’t want to ignore me. Once you saw me, you started to grab me and play with me for your own pleasure. I knew you looked cool by doing that, but I didn’t like it. Please understand me!! I just wanna live normally without your disturbance. And one more thing, please keep this forest green. I grew up here!!

15. Noerazhka (@noerazhka)

Hutan Gn. Salak Merangkum Senja ..

Hutan Gn. Salak Merangkum Senja ..

Salah satu senja terindah yang pernah saya lalui adalah senja milik puncak Gunung Salak. Usai seharian mendaki menurun 7 punggungan milik gunung berketinggian 2211 MDPL itu, saya dan teman-teman disuguhi pertunjukan semesta nan menawan. Hutan di sepanjang tubuh Gunung Salak masih cukup rapat, reranting pohonnya merangkum jingganya senja. Subhanallah ..

16. DebbZie (@twitdebbzie)

Hutan Putih Yang Membeku

Hutan Putih Yang Membeku

Karena musim dingin berkepanjangan disertai badai salju, hutan di Akan National Park, Hokkaido ini berwarna putih merata. Ditutup selimut salju yang tebal, membuat rusa dan penghuni hutan yang lain kesulitan mencari makanan.

17. Bem

Sisa Angkara

Sisa Angkara

Satu jam. Ya, kita hanya butuh waktu satu jam saja untuk bisa melihat kematian. Jumlahnya – bukan dalam pecahan satuan, melainkan ribuan. Disini, tak ada lagi mahkota, yang ada hanya serakan ribuan kerangka. Perjalanan menuju kematian ini bisa jadi mudah, bisa jadi susah. Semuanya sangat bergantung pada seberapa besar keinginan kita untuk bisa menikmati kematian yang awalnya dibenci kemudian dijauhi tadi. Dan kematian itu bernama Hutan Mati–Gunung Papandayan.

18. Danar Tri Atmojo (@nnkq)

Grow up

Grow up

Kalau banyak balita dijemur saat pagi agar menjadi tinggi, apakah berlaku juga untuk mereka?
Cemoro Lawang – 05.14 – Nov/2012.

19. Nella Silaen (@nellasilaen)

Tinggalkan Mall, Mari Berwisata ke Hutan

Tinggalkan Mall, Mari Berwisata ke Hutan

Kapan terakhir kali Anda ke hutan? Kapan terakhir kali Anda menghirup segarnya udara bersih di Hutan, kapan terakhir kali Anda melihat pohon-pohon menjulang tinggi yang begitu perkasa? kapan terakhir Anda berolahrga. Mari Sejenak tinggalkan mall, kita Berwisata ke hutan ;) .
Lokasi Hutan di gambar adalah Hutan Vulpius di Bad Rappenau, Jerman.

20. Fauzani Akbar (@fafauzan)

Hutanku Tempat Bermainku

Hutanku Tempat Bermainku

Diambil menggunakan kamera hp saat kami bermain kehutan mencari keindahan tersembunyi dibalik kesejukan yang kami dapat.

21. Elvi Novariza (@elvibandanaku)

Hamparan pepohonan hijau dan awan putih

Hamparan pepohonan hijau dan awan putih

Pemandangan ini kudapatkan dari atas shelter kanopi bridge di Hutan Wisata Bukit Bangkirai Kalimantan Timur. Memasuki hutan wisata yang lebat dengan pohon-pohon besarnya, memberi petualangan yang beda, walau tak banyak yang dapat di nikmati tapi dengan sedikit menjejakkan kaki di hutan wisat Bukit Bangkirai setidaknya saya sudah mencoba hutan di Kalimantan.

22. Fanny Fristhika Nila (@f4nf4n)

Hutan dan Tembok Besar

Hutan dan Tembok Besar

Menikmati Tembok Besar di kala musim dingin, melihat pohon-pohonnya yang sebagian besar gugur, dan sebagian lagi menguning, udara dingin menggigit. Tapi itu cukup membuatku rileks dan merasa ga ingin balik lagi ke kantor.

23. Teuku Zamer (@zamerseven)

Magical Remind

Magical Remind

Dari hutan tempat berlari pada masa kecil di antara ranting dan dedahan rendah, saya memanggil kembali memori dan ingatan masa lalu. Pepohonan yang masih sama susunan nya dan rumput hijau yang khas aromanya. Sejenak bermain bola dan melupakan tugas rumah seharian.

24. Halim Santoso (@halim_san)

Hutan vs Candi

Hutan vs Candi

Hutan pinus yang bersanding dengan susunan batu bernama Candi Gedong Songo terlihat sedikit mesra di tengah kabut. Semuanya terlihat indah bila bersanding dengan hutan karena hutan selalu menyebarkan energi positif bagi seluruh penghuni Bumi.

25. Tony (@TravellersID)

Berani Kesini?

Berani Kesini?

Menurut pengelola TNK, di sepanjang tahun 2012 hanya ada 1 wisatawan domestik yang mau menjelajah hutan ini hanya untuk melihat orangutan di habitat aslinya. Padahal puluhan wisatawan asing datang setiap bulan dan menginap berhari-hari. Mahasiswa kehutanan pun enggan untuk mengambil data dan melakukan penelitian disini. Pertanyaannya, beranikah kalian kesini?

26. Cak Oyong (@cakoyong)

Rapuh

Rapuh

Dia tinggal sendiri dan mungkin menunggu waktunya untuk mati. Sesuatu yang semestinya kita jaga bersama-sama. karna hidupnya adalah hidup kita dan matinya adalah kematian bagi kita semua.

Lokasi: Taman Nasional Baluran

27. Qwunuz (@qwunuz)

Hidupku, Hidupmu Jua

Hidupku, Hidupmu Jua

Tak banyak orang faham bahwa melestarikan hutan sama dengan melestarikan keberlangsungan hidup kita sendiri. Hidup mereka sebanarnya adalah hidup kita hari ini dan masa yang akan datang. Dan jika hitan bisa bicara, mungkin ia akan berkata Hidupku, Hidupmu Jua.

Lokasi: Brastagi, Sumatera utara

28. Dwi Putri Ratnasari (@dwiputrirats)

Unforgettable Moment

Unforgettable Moment

Menjelajah hutan di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat adalah hal paling memorable dalam hidup saya. Baru saya sadar bahwa wisata minat khusus ini menelan biaya yang sama mahalnya dengan menyelam di laut. Mungkin masih belum banyak yang tahu. By the way, di foto ini terpampang beberapa travelmates saya yang sedang menyebrangi Sungai Bungin tak jauh dari tempat kami berkemah di tengah hutan. Tentu saja di sana tak ada jembatan, maka memang satu-satunya cara untuk meraih wilayah lain ya dengan menyebrang sungai. Saat itu kami ditemani bapak-bapak Dayak Punan Hovongan. Salah satunya Bang Herman, yang menyuruh kami untuk menggunakan ikat kepala dari daun pandan. Hal itu dipercaya agar kami tak tersesat di hutan.

29. Cumi MzToro ( @Cumi_MzToro)

Belajar Hidup Dari Hutan Kering

Belajar Hidup Dari Hutan Kering

Menyusuri hutan kering di Taman Nasional Baluran Banyuwangi, pohon-pohon selalu meranggas gersang sepanjang tahun tanpa perna merasakan hijau nya dedaunan tapi mereka tetap hidup dan tumbuh. Belajar dari filosofi ini, kita jadi belajar untuk tetep harus bersyukur dan terus maju menghadapi hidup yang berliku meskipun duri menghujam #pretttLEBAY.

 

Advertisements

53 thoughts on “Turnamen Foto Perjalanan Ronde 18 – Hutan

  1. Nama : Farchan / @efenerr
    Blog : efenerr.wordpress.com
    Judul : Menunggu Mati
    Keterangan : Apa kebahagiaan dari pohon jati? menunggu besar, meranggas, ditebang dan mati. kelak surganya adalah menjadi kursi.

    Like

  2. Nama: Dan Sapar
    Blog: http://www.dansapar.com
    Link Foto: https://picasaweb.google.com/lh/photo/u4ev4Bh5C-kR2sGNnzYCMA?feat=embedwebsite
    Judul Foto: Kesejukan di Belantara Jakarta
    Caption: Namanya Hutan Kota Srengseng. Informasi itu tertera di papan nama penuh coretan yang berdiri di samping danau buatan, yang bisa dijadikan tempat memancing dan errr…pacaran.
    Hutan Kota ini berada di Kelurahan Kelapa Dua, Kembangan, Jakarta Barat. Harga tiket masuk ke Hutan Kota Srengseng ini sangat murah, yaitu sebesar Rp 2000,00.
    Hutan Kota ini merupakan salah satu kesejukan di belantara Jakarta.

    Like

  3. Nama: Adam dan Susan
    Blog: http://www.pergidulu.com/blog/
    Link Foto: http://www.pergidulu.com/blog/wp-content/uploads/2013/04/flooded-forest-with-dead-trees.jpg
    Judul: Flooded Forest
    Keterangan: From the town of Tha Khek in southern Laos, many travellers choose to hire a motorbike and take a 4 day journey through the Laos mountains visiting small villages, waterfalls and the incredible Kong Lor cave. During this journey, we came across a massive forest which had been killed by flooding. In recent years the government has built a dam which has meant that large amounts of land are now underwater and the trees simply cannot survive. An eerie site.

    Like

  4. Nama :Backpacker Borneo
    Twitter : @bpborneo
    Blog : http://www.backpackerborneo.com/
    Judul : Hutan dan Lumut
    Ket : Seperti biasanya di hutan yang terlidung dari sinar matahari, kita juga bisa dengan mudah menemukan lumut yang menempel di akar ataupun tumbuhan. Kelompok vegetasi kecil ini tumbuh di tempat yang lembab atau perairan. Biasanya pada tingkat kelembaban yang tinggi lumut bisa menutupi permukaan benda yang ditempelinya.

    Link Foto :http://4.bp.blogspot.com/-g48yYFFSrJ0/UVp8Ec-K65I/AAAAAAAACOg/VrjDItaQxi8/s1600/IMG_0088.JPG

    Like

  5. Nama : @isna_saragih
    Link blog : http://catatanavantgarde.wordpress.com/2012/10/28/misteri-danau-lingkat/
    Judul : Danau Lingkat dan Hutan Larangan
    Keterangan : Di tengah-tengah hutan larangan desa Lempur, Kerinci membentang danau Lingkat dengan anggun. Hutan ini dilarang untuk ditebang oleh masyarakat adat. Pun dengan danaunya. Barang siapa berlaku takabur di danau ini, kabarnya nyawanya akan diambil oleh makhluk penghuni danau. Tidak percaya?
    Link foto : https://fbcdn-sphotos-c-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/30783_3224272345057_1121390321_n.jpg

    Like

  6. Nama : @bintangk03
    Link blog : http://www.bintangk03.com
    Judul : Ramma : Kampung Pendaki yang Cantik
    Keterangan : Ramma. Ini adalah tempat camping tercantik dalam sejarah camping saya di gunung. Lembah yang luas dengan kondisi tanah yang cukup datar, rerumputan yang hijau menjadi karpet istimewa sepanjang hari disana, tebing-tebing yang tinggi yang dilukis dengan hijaunya hutan, serta sungai besar yang mengalirkan air gunung dengan melimpahnya. Akan bertambah syahdu ketika angin bertiup perlahan, menusuk persendian, lalu kabut turun diantaranya.
    Maka, nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan..
    Link foto : http://2.bp.blogspot.com/-w2Xe1Z6a8hQ/UVwMOIc_UTI/AAAAAAAACQA/mfsrXBgnaMQ/s1600/154230_4140228381591_931720159_n.jpg

    Like

  7. Pingback: Pelindung Si Merindu | La Rêveur Vrai

  8. Pingback: Selamatkan Hutan Aceh! | The Science of Life

  9. Nama : Ari Murdiyanto
    Twitter : @buzzerbeezz
    Blog : http://buzzerbeezz.wordpress.com
    Judul : Selamatkan Hutan Aceh!
    Ket : Saya tak menyangka sebelumnya, di Aceh Besar, hanya berjarak sekitar 20 km dari Banda Aceh, saya bisa menyaksikan hutan lebat yang dihuni pepohonan raksasa. Lihat saja perbandingan tubuh kami dengan sang pohon. Kami tampak sangat mungil. Namun sayang, hutan ini terancam sirna. Pemerintahan Aceh berencana untuk membuka 1,2 juta hektar hutan yang dilindungi untuk dipakai pertambangan, perkebunan sawit, jalanan, dan penebangan kayu (beritalingkungan.com 15/3). Ingin ikut menyelamatkan hutan Aceh? Tanda tangan petisi ini http://www.change.org/id/petisi/zaini-abdullah-selamatkan-1-2-juta-hektar-hutan-aceh

    Link Foto : http://buzzerbeezz.files.wordpress.com/2013/04/20130330-img_4486.jpg

    Like

  10. Pingback: Empat Penjelajah Cilik | Seru Setiap Saat

  11. Pingback: Empat Penjelajah Cilik | A l i v e

  12. Nama: Gita Lovusa (@gitalovusa)
    Link blog: http://serusetiapsaat.com
    Judul foto: Empat Penjelajah Cilik
    Ket foto: Empat penjelajah cilik ini sedang menikmati hutan dengan caranya. Bergelantungan di dahan, menjadikan ranting patah sebagai tongkat imajinasi, serta meninggalkan jejak dengan duduk di akar pohon bakau. Sambil beristirahat sejenak, mereka mendengarkan nyanyian burung-burung dan berlomba menemukan asal suara merdu itu. Hutan bakau di sebelah Pantai Bama, yang ada di dalam Taman Nasional Baluran, telah menjadi saksi petualangan seru kalian. Teruslah jejaki bumi-Nya, dengan penuh kecintaan.
    Link foto: http://serusetiapsaat.com/wp-content/uploads/2013/04/DSC02704.jpg

    Like

  13. Halo…numpang ikutan yak, biar ngerame2in…ihihiyyy

    Nama : Lomar Dasika
    Twitter : @lomardasika
    Blog : http://www.indahnesia.info
    Judul : Mudah-mudahan Ia Tidak Hobi Menggigit
    Keterangan Foto : Lama dan sukarnya akses menuju Taman Nasional Gunung Leuser terbayar sudah. Setelah berjejal-jejal dan bersusah payah, akhirnya saya tiba di Gurah, Aceh Tenggara, salah satu pintu masuk utama Taman Nasional Gunung Leuser. Ah, hadiahnya manis dan menyenangkan. Hutan Aceh Tenggara yang lebat adalah rumah bagi Burung Julang Emas (Aceros undulatus) yang mengepak-ngepak bak helikopter, Thomas Leaf-Monkey (Presbytis thomasi) yang riuh saat memakan rambutan, hingga kupu-kupu yang memenuhi pesisir aluvial Sungai Alas. Suhu udara di penjuru hutan, secara mengejutkan, sejuk cenderung dingin. Nggak lupa, hutan ini juga memiliki anggota berupa Semut Hutan yang berukuran besar. Sambil berfoto, saya harap-harap cemas, mudah-mudahan nggak ada temannya yang sedang mengintai saya. Hiii….

    Link Foto : http://4.bp.blogspot.com/-fmR-ZCsoVEw/UV0JxIqS3xI/AAAAAAAAKJ8/tE_ytZDAkcU/s1600/IMG_3743.jpg

    Like

  14. Pingback: Turnamen Foto Perjalanan ronde 18: HUTAN | FootTrip

  15. Nama: Arga Jirga (@argajirga)
    Blog: http://warawirigue.blogspot.com/
    Judul: I grew up here
    Link foto: http://4.bp.blogspot.com/-BRkoaAAR9Uo/UVzwPY8aR6I/AAAAAAAACLU/neQew3ObKwk/s1600/i+grew+up+here.jpg
    Keterangan:
    I grew up here, in this forest. This tree is my house, where I planned to spend my little simple and perfect life in.

    It was perfect that day; the sun was nice and the weather was mild. I was about to take a little walk in the vicinity when suddenly you came and looked at me with that glint in your eyes. I didn’t know what to do. Attacking you was useless, you wouldn’t be harmed with my tiny harmless teeth. I was powerless. So I just stood still, hoping you would ignore my presence and kept going with your climbing. The thing is, you just didn’t want to ignore me. Once you saw me, you started to grab me and play with me for your own pleasure. I knew you looked cool by doing that, but I didn’t like it. Please understand me!! I just wanna live normally without your disturbance. And one more thing, please keep this forest green. I grew up here!!

    Like

  16. Pingback: Hutan Gn. Salak Merangkum Senja .. - .. Berbagi Lewat Kata ..

  17. Nama : Noerazhka
    Twitter : @noerazhka
    Blog : http://www.noerazhka.com

    Judul foto : Hutan Gn. Salak Merangkum Senja ..
    Caption : Salah satu senja terindah yang pernah saya lalui adalah senja milik puncak Gunung Salak. Usai seharian mendaki menurun 7 punggungan milik gunung berketinggian 2211 MDPL itu, saya dan teman-teman disuguhi pertunjukan semesta nan menawan. Hutan di sepanjang tubuh Gunung Salak masih cukup rapat, reranting pohonnya merangkum jingganya senja. Subhanallah ..
    Link foto : http://www.flickr.com/photos/noerazhka/8619435364/in/photostream

    Like

  18. Nama: DebbZie (@twitdebbzie)
    Blog: http://debbzie.com
    Judul: Hutan Putih Yang Membeku

    Karena musim dingin berkepanjangan disertai badai salju, hutan di Akan National Park, Hokkaido ini berwarna putih merata. Ditutup selimut salju yang tebal, membuat rusa dan penghuni hutan yang lain kesulitan mencari makanan

    Like

  19. nama: bem
    blog: http://simplyindonesia.wordpress.com

    link foto: http://simplyindonesia.files.wordpress.com/2013/01/gunung-papandayan-44.jpg
    judul foto: Sisa Angkara

    Satu jam. Ya, kita hanya butuh waktu satu jam saja untuk bisa melihat kematian. Jumlahnya – bukan dalam pecahan satuan, melainkan ribuan. Disini, tak ada lagi mahkota, yang ada hanya serakan ribuan kerangka. Perjalanan menuju kematian ini bisa jadi mudah, bisa jadi susah. Semuanya sangat bergantung pada seberapa besar keinginan kita untuk bisa menikmati kematian yang awalnya dibenci kemudian dijauhi tadi. Dan kematian itu bernama Hutan Mati–Gunung Papandayan.

    Like

  20. Pingback: Jalan-jalan ke Hutan Yuk | Pursuing My Dreams

  21. Nama : Nella Silaen
    Twitter : @nellasilaen
    Link Blog : http://pursuingmydreams.com
    Judul : Tinggalkan Mall, Mari Berwisata ke Hutan
    Keterangan : Kapan terakhir kali Anda ke hutan? Kapan terakhir kali Anda menghirup segarnya udara bersih di Hutan, kapan terakhir kali Anda melihat pohon-pohon menjulang tinggi yang begitu perkasa? kapan terakhir Anda berolahrga. Mari Sejenak tinggalkan mall, kita Berwisata ke hutan ;).
    Lokasi Hutan di gambar adalah Hutan Vulpius di Bad Rappenau, Jerman.
    Link foto : http://pursuingmydreams.com/2013/04/05/jalan-jalan-ke-hutan-yuk/attachment/7544/

    Like

  22. Nama : Elvi Novariza
    Twitter : @elvibandanaku
    blog : http://bandanaku.wordpress.com/
    link photo : http://bandanaku.wordpress.com/2013/04/05/hamparan-pepohonan-hijau-dan-awan-putih/
    Judul : hamparan pepohonan hijau dan awan putih
    Cerita Photo :
    pemandangan ini kudapatkan dari atas shelter kanopi bridge di Hutan Wisata Bukit Bangkirai Kalimantan Timur.
    memasuki hutan wisata yang lebat dengan pohon-pohon besarnya, memberi petualangan yang beda, walau tak banyak yang dapat di nikmati tapi dengan sedikit menjejakkan kaki di hutan wisat Bukit Bangkirai setidaknya saya sudah mencoba hutan di Kalimantan

    Like

  23. nama: Fanny Fristhika Nila
    Twitter: f4nf4n
    link blog: http://dcatqueen.blogspot.com
    judul: Hutan dan Tembok Besar
    Deskripsi: Menikmati Tembok Besar di kala musim dingin, melihat pohon-pohonnya yang sebagian besar gugur, dan sebagian lagi menguning, udara dingin menggigit. Tapi itu cukup membuatku rileks dan merasa ga ingin balik lagi ke kantor ;p

    link foto: http://www.flickr.com/photos/dcatqueen/8202413122/in/set-72157631988268539/lightbox/

    Like

  24. Pingback: Magical Remind ! | Pengejar Layangan

  25. nama: Teuku Zamer
    blog: http://zamerseven.wordpress.com
    twitter: @zamerseven
    link foto: http://zamerseven.wordpress.com/2013/04/05/magical-remind/
    judul: Magical Remind
    keterangan:
    Dari hutan tempat berlari pada masa kecil di antara ranting dan dedahan rendah, saya memanggil kembali memori dan ingatan masa lalu. Pepohonan yang masih sama susunan nya dan rumput hijau yang khas aromanya. Sejenak bermain bola dan melupakan tugas rumah seharian.

    Like

  26. Pingback: Berkuda di Gedong Songo | Jejak BOcahiLANG

  27. Akhirnya berhasil ngejar deadline turnamen…hehe…Ini foto “Hutan”-ku bro Regy :-)

    Nama : Halim Santoso
    Twitter : @halim_san
    Blog : http://jejakbocahilang.wordpress.com/
    Judul : Hutan vs Candi
    Keterangan : Hutan pinus yang bersanding dengan susunan batu bernama Candi Gedong Songo terlihat sedikit mesra di tengah kabut. Semuanya terlihat indah bila bersanding dengan hutan karena hutan selalu menyebarkan energi positif bagi seluruh penghuni Bumi.
    Link foto : http://jejakbocahilang.files.wordpress.com/2013/04/gedong-songo-temple.jpg

    Like

  28. Nama: Tony / @TravellersID
    Website: http://www.travellers.web.id
    Judul: Berani Kesini?
    Lokasi: Taman Nasional Kutai, Kutai Timur, Kalimantan Timur
    Waktu: 13 Desember 2012
    Keterangan: Menurut pengelola TNK, di sepanjang tahun 2012 hanya ada 1 wisatawan domestik yang mau menjelajah hutan ini hanya untuk melihat orangutan di habitat aslinya. Padahal puluhan wisatawan asing datang setiap bulan dan menginap berhari-hari. Mahasiswa kehutanan pun enggan untuk mengambil data dan melakukan penelitian disini. Pertanyaannya, beranikah kalian kesini?
    Link Foto: http://www.travellers.web.id/kalimantan/east-kalimantan/east-kutai/kutai-national-park/attachment/taman-nasional-kutai-kutai-timur-kalimantan-timur-indonesia/

    Like

  29. Nama : Qwunuz
    Twitter: @qwunuz
    Blog: http://qwunuz.tumblr.com/
    Link Foto: http://m.ak.fbcdn.net/sphotos-c.ak/hphotos-ak-prn1/68565_4761175152044_979046113_n.jpg
    Judul : Hidupku, Hidupmu Jua
    Lokasi : Brastagi, Sumatera utara
    Keterangan: Tak banyak orang faham bahwa melestarikan hutan sama dengan melestarikan keberlangsungan hidup kita sendiri. Hidup mereka sebanarnya adalah hidup kita hari ini dan masa yang akan datang. Dan jika hitan bisa bicara, mungkin ia akan berkata Hidupku, Hidupmu Jua.

    Like

  30. Nama: Dwi Putri R
    @dwiputrirats
    Blog: bacasayasaja.blogspot.com
    Link foto: http://www.facebook.com/photo.php?fbid=2274078766204&set=a.2274026204890.2110628.1075715135&type=3&theater
    Judul: Unforgettable Moment

    Menjelajah hutan di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat adalah hal paling memorable dalam hidup saya. Baru saya sadar bahwa wisata minat khusus ini menelan biaya yang sama mahalnya dengan menyelam di laut. Mungkin masih belum banyak yang tahu. By the way, di foto ini terpampang beberapa travelmates saya yang sedang menyebrangi Sungai Bungin tak jauh dari tempat kami berkemah di tengah hutan. Tentu saja di sana tak ada jembatan, maka memang satu-satunya cara untuk meraih wilayah lain ya dengan menyebrang sungai. Saat itu kami ditemani bapak-bapak Dayak Punan Hovongan. Salah satunya Bang Herman, yang menyuruh kami untuk menggunakan ikat kepala dari daun pandan. Hal itu dipercaya agar kami tak tersesat di hutan.

    Like

  31. Ikutan yaaaa …..
    Nama : Cumi MzToro
    Twitter : @Cumi_MzToro
    Blog : http://www.cumilebay.com
    Judul : Belajar Hidup Dari Hutan Kering
    Keterangan Gambar : Menyusuri hutan kering di Taman Nasional Baluran Banyuwangi, pohon-pohon selalu meranggas gersang sepanjang tahun tanpa perna merasakan hijau nya dedaunan tapi mereka tetap hidup dan tumbuh. Belajar dari filosofi ini, kita jadi belajar untuk tetep harus bersyukur dan terus maju menghadapi hidup yang berliku meskipun duri menghujam #pretttLEBAY
    Link : http://www.cumilebay.com/2013/04/turnamen-foto-perjalanan-18-hutan.html

    Like

  32. Pingback: Turnamen Foto Perjalanan – Ronde 19: Moment | simplyindonesia

  33. Pingback: Turnamen Foto Perjalanan Ronde 21: Jalanan

  34. Pingback: Turnamen Foto Perjalanan Ronde 25 : Freedom | Life is a Journey

  35. Pingback: Turnamen Foto Perjalanan Ronde 29 – GUNUNG | Ransel Hitam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s